Sennheiser MX-360

Berhubung sekarang saya berangkat ke kantor menggunakan kombinasi transportasi motor dan busway, dan tahu sendirilah bagaimana penuhnya busway koridor 6 (Ragunan – Dukuh Atas) pada saat-saat jam sibuk, terutama saat jam pulang kantor, rasanya saya memerlukan alat penghibur diri untuk membunuh rasa bosan menunggu datangnya busway yang tidak kunjung kosong penumpangnya…
Paling nyaman tentu menunggu sembari mendengarkan musik. Namun rasanya masih agak sayang mengeluarkan uang untuk membeli Ipod yang harganya jarang didiskon itu..he..he...lebih baik saya menggunakan HP Nokia E61i saya saja sebagai MP3 player. Apalagi dengan program PC Suite Nokia, lagu-lagu MP3 saya bisa diconvert ke format M4A yang ukuran filenya cukup kecil. Untuk 41 buah lagu, hanya menghabiskan sekitar 70 MB kapasitas memory eksternal HP. Kompensasinya kualitas suara memang agak sedikit rendah, tapi tidak terlalu menggangu. Di tengah keramaian halte busway, apa perlu mendengarkan lagu dengan kualitas CD ???
Selama ini saya menggunakan Nokia Adapter AD-49 dan earphone Sony MDR E-818 untuk mendengarkan lagu-lagu dari HP saya, namun tiba-tiba minggu lalu earphone Sony saya mati sebelah..hik..hik..kabelnya pasti ada yang putus nih. Akhirnya saya ganti memakai earphone lama dari Nokia, namun hari Senin kemarin earphone Nokia saya pun mati sebelah…waduh kok bisa barengan gini sih rusaknya.
Hmm akhirnya mulai deh berburu earphone baru, karena gak mungkin saya mendengarkan musik dengan earphone yang hanya berbunyi di satu sisi saja, bisa terganggu ntar keseimbangan telinga saya..he…he…
Tertarik dengan earphone Sennheiser, karena kualitasnya sudah sangat terkenal, harganya juga masih terjangkau…lagipula saya juga agak kecewa dengan kualitas earphone Sony sekarang, sepertinya ada sedikit penurunan kualitas dibandingkan beberapa tahun lalu. Dalam hati sebenarnya inginnya earphone merk Shure..cuma harganya itu bisa bikin dompet saya kering kerontang he..he…
Tadinya mau mengambil Sennheiser PX 100, cuma dipikir-pikir kok agak repot ya memakainya kalau lagi di Busway, kalau buat kerja di depan laptop sih oke banget. Akhirnya saya mengalihkan ke yang seri MX, secara dia modelnya earphone dan harganya tidak terlalu mahal. Lihat di salah satu toko dekat kantor, ada Sennheiser MX 360, dijual dengan harga Rp. 170 ribu. Hmm sedikit lebih mahal sih, karena di Bhinneka.com, untuk tipe yang sama hanya dibanderol Rp. 150 rb. Bahkan di forum Kaskus ada yang menjual dengan harga sekitar Rp. 130 ribu saja. Cuma karena malas menunggu barangnya di delivery, akhirnya saya memutuskan membeli dari toko dekat kantor saja. Toh hanya selisih beberapa puluh ribu saja, bisa ditutup dengan cara menghemat jatah makan siang selama beberapa hari he..he…
Sennheiser MX 360 ini dikemas dalam kemasan plastik yang tersegel rapat, di kemasannya tercantum tulisan “International Warranty 2 years”, hmm lama juga garansinya. Karena seri MX ini termasuk kelas entry level dari produk Sennheiser, tidak ada kelengkapan tambahan yang disertakan dalam kemasannya selain 2 set earpad sebagai cadangan. Untuk jack plugnya dilapis dengan lapisan emas untuk mengurangi loss yang timbul.
Pertama saya coba untuk mendengarkan musik di laptop saya…hmm suaranya cukup lumayan bagus, bassnya lumayan kuat, treblenya juga bisa muncul. Jauh lebih bagus daripada earphone Sony saya sebelumnya (he..he..harganya saja sudah beda). Cuma tentu jangan dibandingkan dengan Sennheiser yang tipe diatasnya ya sperti PX 100..karena harga juga menentukan kualitas. Tapi untuk sekedar mendengarkan lagu dari HP ataupun laptop, earphone ini sudah sangat lumayan, value for money lah….
Target berikutnya, mau cari headphone Sennheiser buat dengerin musik dan nonton film di rumah…tapi nabung dulu he..he…
Paling nyaman tentu menunggu sembari mendengarkan musik. Namun rasanya masih agak sayang mengeluarkan uang untuk membeli Ipod yang harganya jarang didiskon itu..he..he...lebih baik saya menggunakan HP Nokia E61i saya saja sebagai MP3 player. Apalagi dengan program PC Suite Nokia, lagu-lagu MP3 saya bisa diconvert ke format M4A yang ukuran filenya cukup kecil. Untuk 41 buah lagu, hanya menghabiskan sekitar 70 MB kapasitas memory eksternal HP. Kompensasinya kualitas suara memang agak sedikit rendah, tapi tidak terlalu menggangu. Di tengah keramaian halte busway, apa perlu mendengarkan lagu dengan kualitas CD ???
Selama ini saya menggunakan Nokia Adapter AD-49 dan earphone Sony MDR E-818 untuk mendengarkan lagu-lagu dari HP saya, namun tiba-tiba minggu lalu earphone Sony saya mati sebelah..hik..hik..kabelnya pasti ada yang putus nih. Akhirnya saya ganti memakai earphone lama dari Nokia, namun hari Senin kemarin earphone Nokia saya pun mati sebelah…waduh kok bisa barengan gini sih rusaknya.
Hmm akhirnya mulai deh berburu earphone baru, karena gak mungkin saya mendengarkan musik dengan earphone yang hanya berbunyi di satu sisi saja, bisa terganggu ntar keseimbangan telinga saya..he…he…
Tertarik dengan earphone Sennheiser, karena kualitasnya sudah sangat terkenal, harganya juga masih terjangkau…lagipula saya juga agak kecewa dengan kualitas earphone Sony sekarang, sepertinya ada sedikit penurunan kualitas dibandingkan beberapa tahun lalu. Dalam hati sebenarnya inginnya earphone merk Shure..cuma harganya itu bisa bikin dompet saya kering kerontang he..he…
Tadinya mau mengambil Sennheiser PX 100, cuma dipikir-pikir kok agak repot ya memakainya kalau lagi di Busway, kalau buat kerja di depan laptop sih oke banget. Akhirnya saya mengalihkan ke yang seri MX, secara dia modelnya earphone dan harganya tidak terlalu mahal. Lihat di salah satu toko dekat kantor, ada Sennheiser MX 360, dijual dengan harga Rp. 170 ribu. Hmm sedikit lebih mahal sih, karena di Bhinneka.com, untuk tipe yang sama hanya dibanderol Rp. 150 rb. Bahkan di forum Kaskus ada yang menjual dengan harga sekitar Rp. 130 ribu saja. Cuma karena malas menunggu barangnya di delivery, akhirnya saya memutuskan membeli dari toko dekat kantor saja. Toh hanya selisih beberapa puluh ribu saja, bisa ditutup dengan cara menghemat jatah makan siang selama beberapa hari he..he…
Sennheiser MX 360 ini dikemas dalam kemasan plastik yang tersegel rapat, di kemasannya tercantum tulisan “International Warranty 2 years”, hmm lama juga garansinya. Karena seri MX ini termasuk kelas entry level dari produk Sennheiser, tidak ada kelengkapan tambahan yang disertakan dalam kemasannya selain 2 set earpad sebagai cadangan. Untuk jack plugnya dilapis dengan lapisan emas untuk mengurangi loss yang timbul.
Pertama saya coba untuk mendengarkan musik di laptop saya…hmm suaranya cukup lumayan bagus, bassnya lumayan kuat, treblenya juga bisa muncul. Jauh lebih bagus daripada earphone Sony saya sebelumnya (he..he..harganya saja sudah beda). Cuma tentu jangan dibandingkan dengan Sennheiser yang tipe diatasnya ya sperti PX 100..karena harga juga menentukan kualitas. Tapi untuk sekedar mendengarkan lagu dari HP ataupun laptop, earphone ini sudah sangat lumayan, value for money lah….
Target berikutnya, mau cari headphone Sennheiser buat dengerin musik dan nonton film di rumah…tapi nabung dulu he..he…
Labels: earphone, mx 360, sennheiser

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home