Kacaunya Jakarta

Bingung….mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan pikiran saya kalau melihat perkembangan kota Jakarta….yang sumpek, macet, penuh polusi, hobi banjir tiap tahun dan….berantakan he..he…
Kenapa saya jadi bingung, soalnya semakin hari sepertinya kondisi Jakarta makin kacau saja, seperti gak ada perencanaan yang jelas dari instansi terkait bagaimana caranya untuk memperbaiki kondisi Jakarta yang kacau balau ini.
Kalau mau disebutin contoh-contoh betapa kacaunya Jakarta..mungkin bisa jadi satu buah buku sendiri, jadi saya sebutin beberapa aja deh
Misalnya, sekitar bulan Juli lalu di Jl. Dr. Satrio dari arah underpass Casablanca menuju ke arah Mall Ambassador baru dibuat putaran U-Turn baru yang diikuti dengan pelapisan jalan agar mulus kembali. Sesuatu yang saya sambut dengan senang hati..he..he…sayang kegembiraan tersebut tidak berlangsung lama, karena selang seminggu kemudian di tepi jalan sudah ada beberapa galian kabel optic. Selesai pemasangan kabel optic, jalan yang baru diaspal tersebut kembali digali kembali untuk pemasangan instalasi saluran air limbah…ck..ck…ck. Alhasil jalan yang tadinya sudah mulus rapi kembali menjadi sedikit bopeng-bopeng karena setelah proyek galian tersebut selesai, bekas galiannya tidak diaspal sempurna seperti sedia kala.
Kok bisa ya perijinannya kacau begitu, padahal kan mustinya kegiatan seperti pengaspalan dan penggalian jalan musti mendapat ijin dari dinas PU Jakarta ????
Trus masalah lampu lalu lintas, sejak sekitar 1 tahun terakhir di beberapa persimpangan lalu lintas di Jakarta di pasang timer yang berfungsi menunjukkan masih berapa lagi lampu lalu lintas akan menyala merah atau hijau. Suatu solusi yang sangat membantu para pengendara mobil dan motor. Sayangnya, timer yang belum lama dipasang terkadang lebih sering error daripada berfungsi dengan benar..sering saya lihat timer tersebut hanya menampilkan garis putus-putus saja, malah pernah ada yang warnanya jadi bewarna-warni..he..he…belum lagi pemasangannya yang tidak rapi, terlihat dari kabel yang dipasang asal-asalan. Untuk hal ini, Jakarta kalah jauh dari Medan yang lampu lalu lintasnya jauh lebih modern dan rapi….
Busway ??? Hmmm ini sudah masalah klasik…sampai saya sendiri malas mo menulisnya selain berharap kapan ya layanan Busway bisa membaik ???
Banjir ?? Kalau yang ini lebih parah lagi deh..sumpah….gimana pemda DKI mau mengatasi banjir kalau sekedar mengatasi genangan air ketika hujan lebat saja tidak mampu. Gak percaya…coba lewat di Jl. Sudirman (seberang Ratu Plaza) atau lewat Jl. Gatot Subroto (di bawah fly over Kuningan arah Cawang). Setiap hujan lebat, di kedua tempat tersebut selalu berubah seperti sungai kecil..padahal kedua lokasi tersebut berada di jalan protokol….dan sampai sekarang sepertinya belum ada solusinya.
Banjir belum diatasi, pemda Jakarta sudah berencana mau membangun subway di tahun 2009…hmm yakin keretanya ntar gak bakal tenggelam kalo banjir ????
Kalau ada yang mau menambahkan lagi kekacauan yang ada di Jakarta..silahkan lho…

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home